AMBON, KOMPAS.com — Suasana Kota Ambon, Maluku, dua hari pasca-bentrokan warga, Selasa (13/9/2011), berangsur kondusif. Polisi dan TNI yang berjaga-jaga di sejumlah titik mampu meredam meluasnya bentrokan.
Namun, aktivitas di Kota Ambon belum sepenuhnya pulih. Pusat pertokoan di beberapa lokasi, seperti Ambon Plaza, Jalan Diponegoro, dan Jalan AM Sangaji, masih tutup. Sekolah dan perkantoran juga masih libur. Sejumlah jalan protokol di Kota Ambon tampak lengang.
Aparat keamanan masih terus berjaga di beberapa lokasi yang dianggap rentan terjadi bentrokan susulan. Sebanyak 100 anggota Batalyon 733-Raider Komando Daerah Militer (Kodam) XVI/Pattimura bersiaga di sepanjang Jalan Diponegoro dan Jalan AM Sangaji. Di lokasi tersebut terdapat Tugu Trikora yang menjadi salah satu titik bentrokan antarkelompok.
Di beberapa titik, seperti di kawasan Mangga Dua, Batu Gantung, Waringin, Waihaong, Batu Merah, dan Mardika, sudah tidak terlihat konsentrasi massa. Namun, aparat keamanan TNI masih terus bersiaga.
Beberapa ruas jalan yang ditutup warga telah dibuka kembali oleh aparat keamanan. Meski demikian, arus lalu lintas masih terlihat lengang karena warga umumnya memilih tinggal di rumah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang